Penjualan mobil turun lagi di Malaysia tetapi industri mengharapkan perubahan haluan pada tahun 2022
Asia

Penjualan mobil turun lagi di Malaysia tetapi industri mengharapkan perubahan haluan pada tahun 2022

KUALA LUMPUR – Penjualan kendaraan bermotor baru di Malaysia turun untuk tahun kedua berturut-turut pada tahun 2021, indikasi bagaimana pandemi Covid-19 telah mengganggu perekonomian.

Total volume industri (TIV) yang tercatat pada tahun 2021 adalah 508.911 unit, turun 4 persen dibandingkan 529.514 unit pada tahun 2020.

Tetapi penurunan itu kurang dari 12,4 persen yang tercatat pada tahun 2020.

Pemberlakuan pembatasan pergerakan memiliki dampak negatif pada perekonomian, kata presiden Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA) Aishah Ahmad.

“Faktor lain yang mempengaruhi perekonomian kami, dan pada gilirannya pasar otomotif kami, adalah gangguan rantai pasokan, dan banjir besar di beberapa negara bagian pada Desember 2021. Semua faktor ini berkontribusi pada tahun yang sangat sulit, tidak hanya untuk sektor otomotif, tapi banyak industri lain juga,” katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (20 Januari).

Banjir yang meluas dari pertengahan Desember membuat ribuan orang mengungsi dan menewaskan sedikitnya 54 orang.

Sekitar 5.000 mobil yang terkena banjir telah dikirim untuk diperbaiki, meskipun jumlahnya masih dikumpulkan, kata Datuk Aishah.

Relaksasi pembatasan Covid-19 mulai Oktober tahun lalu turut mendorong peningkatan penjualan kendaraan baru, termasuk kendaraan niaga yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha, ujarnya.

Perpanjangan insentif pembebasan pajak penjualan hingga 31 Desember 2021 juga membantu menopang permintaan kendaraan penumpang baru, tambah Aishah.

Di bawah paket stimulus ekonomi Pemerkasa Plus tahun lalu yang ditujukan untuk mengatasi tantangan ekonomi selama pandemi, pemerintah mengizinkan pembebasan pajak penjualan hingga 100 persen untuk kendaraan penumpang yang dibongkar total dan 50 persen untuk kendaraan yang sudah jadi.

Sejak itu telah diperpanjang hingga 30 Juni tahun ini.

Mobil terlaris untuk tahun ini tetap berada di Malaysia membuat Perodua dan Proton, yang bersama-sama memiliki pangsa pasar gabungan sebesar 59,3 persen, sementara Toyota menyalip Honda di tempat ketiga.

Tahun lalu, penjualan kendaraan penumpang mencatat penurunan sebesar 5,9 persen.

Penjualan kendaraan niaga, di sisi lain, tumbuh 15,9% menjadi 56.248 unit, karena kenaikan permintaan seiring perusahaan mengantisipasi pemulihan ekonomi.

MAA mengharapkan penjualan otomotif meningkat pada 2022, dengan pertumbuhan 17,9 persen, didorong oleh perbaikan ekonomi, dan kelanjutan pembebasan pajak penjualan di paruh pertama tahun ini.

Posted By : togel hkg 2021 hari ini keluar