Bocah 4 tahun di ICU di antara 4 anak yang didiagnosis dengan sindrom inflamasi terkait dengan Covid-19, Berita Kesehatan & Berita Utama
Singapore

Bocah 4 tahun di ICU di antara 4 anak yang didiagnosis dengan sindrom inflamasi terkait dengan Covid-19, Berita Kesehatan & Berita Utama

SINGAPURA – Seorang anak laki-laki berusia empat tahun yang pernapasannya didukung oleh ventilasi mekanis di unit perawatan intensif anak-anak adalah satu dari empat anak di Singapura yang mengembangkan bentuk sindrom peradangan langka yang terkait dengan Covid-19.

Empat kasus ini termasuk di antara 8.000 kasus Covid-19 anak di Singapura sejak awal pandemi, kata Kementerian Kesehatan (MOH) dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam (6 November).

Dikenal sebagai sindrom peradangan multi-sistem-Covid, atau disingkat MIS-C, ini adalah suatu kondisi di mana berbagai bagian tubuh, termasuk jantung, paru-paru, ginjal, otak dan mata, dapat meradang.

Depkes mengatakan MIS-C memiliki gejala yang mirip dengan penyakit Kawasaki, yang telah dikaitkan dengan berbagai infeksi virus atau bakteri dan terjadi pada 150 hingga 200 anak per tahun di Singapura.

Penyakit Kawasaki adalah penyakit yang mengakibatkan peradangan pada pembuluh darah di seluruh tubuh dan kebanyakan menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun.

Gejala MIS-C termasuk demam terus-menerus di atas 38,5 derajat C selama tiga hari atau lebih, dengan kesulitan bernapas, sakit kepala, leher bengkak, ruam, tangan dan kaki bengkak atau sakit perut.

Bocah laki-laki di unit perawatan intensif anak-anak itu dirawat di Rumah Sakit Wanita dan Anak (KKH) KK pada 1 November. Dia sebelumnya dinyatakan positif terkena virus corona pada 24 September. Dia dirawat oleh tim pediatrik KKH.

Dari tiga kasus yang tersisa, satu adalah seorang gadis berusia dua bulan yang sebelumnya dirawat di rumah sakit karena Covid-19 pada 12 Oktober dan dipulangkan pada 19 Oktober.

Dia kemudian dirawat di rumah sakit lagi pada 3 November karena sindrom inflamasi. Kondisinya tetap stabil, tanpa bantuan oksigen yang dibutuhkan.

Dua kasus lainnya adalah dua anak laki-laki, berusia tiga dan delapan tahun, yang telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit.

Bocah laki-laki yang lebih muda itu dirawat di unit perawatan intensif anak-anak pada 16 Oktober. Dia telah berulang kali dites negatif untuk Covid-19, tetapi hasil tes serologinya menunjukkan bahwa dia kemungkinan terinfeksi oleh virus corona dua hingga enam minggu sebelum tertular MIS-C. Dia diberhentikan pada 23 Oktober.

Bocah delapan tahun itu didiagnosis dengan Covid-19 pada 30 September dan dirawat di unit perawatan intensif anak-anak pada 27 Oktober. Dia dipulangkan pada 1 November.

Depkes mengatakan tinjauan internasional dari 26 negara pada Mei tahun lalu melaporkan bahwa 14 dari 10.000 anak dengan infeksi Covid-19 tertular MIS-C.


Posted By : keluaran hk hari ini tercepat